Friday, April 14, 2017

StadtRAD Hamburg (Sepeda Kota: milik umum) di Jerman



Setelah membahas tentang mobil milik umum (car sharing) di Jerman, ada pertanyaan dari pembaca, apakah ada sepeda milik umum juga? Jawabannya: ADA.

Sebenarnya nggak hanya di Jerman, tapi di sebagian besar negara Eropa, terutama kota besar dan kota wisata seperti Roma, Verona, Amsterdam, Paris, punya sepeda umum yang bisa dimanfaatkan pengunjung dengan harga yang bervariasi.

Saat di Paris, aku mencoba menyewa sepeda umum ini. Kalau nggak salah harganya tak lebih dari 1 euro perhari, atau malah gratis karena kita ganti-ganti sepeda dan tiap 30 menitnya gratis (aku lupa). Tapi, saat mengambil sepeda dari stand terminalnya (yang bisa dilakukan sendiri di mesin otomatis), kita harus memberikan data rekening bank yang jumlah uangnya lebih dari 150 euro (untuk penjamin) kalau-kalau sepeda tersebut tak kembali atau rusak, dsb. 

Di Hamburg sendiri, aku tak pernah mencoba memanfaatkan sepeda kota ini karena aku malas bersepeda, alasan sebenarnya, karena aku punya sepeda sendiri yang juga jarang kupakai :D. 

Untuk menyewa sepeda ini, kita harus membayar 5 euro yang digunakan untuk pendaftaran, dan hanya dibeli sekali seumur hidup. 

Untuk menyewa seharian, kita akan dikenakan biaya 12 Euro. Cukup mahal memang, tapi ada cara agar sewa sepeda ini GRATIS:

Di 30 menit pertama, sepeda ini boleh dipakai gratis. Lalu kita menuju terminal (parkir) yang ada dimana saja di penjuru kota, dan ganti sepeda yang lain. Dengan sepeda yang lain tersebut, kita ganti lagi per 30 menit agar gratis. Untuk kelebihan menit, dihitung 6-8 sen per menitnya. Murah bukan?

Untuk cek tarif dan informasi selanjutnya, silakan cek website StadtRAD Hamburg

image credit: hafencity.com
Terminal sepeda seperti gambar di atas nggak hanya ada di satu tempat, lalu kita harus putar arah setelah 30 menit menggunakannya. Terminal tersebut ada di ratusan tempat di seluruh penjuru kota. Sehingga kalau kita mau menggunakan sepeda ini dari A ke C, kita nggak perlu meletakkan atau mengganti sepeda di terminal A, tapi terminal B, C, dsb. Ada mesin otomatis untuk mendaftar dan memilih sepeda, layar sentuh modern ini sangat mudah digunakan, dan bisa diganti dalam Bahasa Inggris juga. 

image credit: wikiwand
Ada ratusan atau mungkin ribuan sepeda yang digunakan pengunjung di Hamburg. Jadi, tak perlu khawatir nggak kebagian sepeda. Alternativ ini juga digunakan bukan hanya turis yang berkunjung ke Hamburg, tapi juga warga sekitar. Karena daftar sekali 5 Euro untuk seumur hidup yang sayang banget kalau nggak dimanfaatkan selama tinggal di Hamburg, membuat warga juga memanfaatkan transportasi ini ketimbang naik kereta atau bus, terutama saat cuaca cerah dan nyaman untuk bersepeda (di Hamburg, cuaca nggak karuan, lebih sering dingin, berangin dan hujan).

image credit: Hamburg.de
Di setiap sepeda, ada kabel colokan ke terminal yang terhubung dengan nomor seri masing-masing. Jadi nggak mungkin sepeda ini hilang dan dicuri karena percuma saja, akan segera terlacak dengan mudah. 


Nah, bagi kalian yang mau mengunjungi atau tinggal di Hamburg, jangan malas seperti aku untuk bersepeda. Manfaatkan fasilitas sepeda kota yang ada. 

Semoga informasi tentang Stadtrad Hamburg ini menambah pengetahuan kita tentang Jerman dan transportasinya.

Sampai jumpa di topik menarik selanjutnya ya....

Baca juga: Car sharing (mobil milik umum) di Jerman

Like juga facebook fanpage Denkspa kalau ingin mengetahui melihat informasi, foto dan video yang aku update seputar Jerman. Tinggal scroll down atau klik Denkspa. Terima kasih :)

Viele Grüße
Location: Hamburg, Jerman

36 comments:

  1. hahah, nggak terbayang kalau di indonesia seperti ini. pasti uda hilang -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau nggak hilang, belum indo banget :(. andai jerman satu jam dari indonesia

      Delete
  2. Kapan di negara Indonesia seperti itu ya ?
    Aduh disini punya sepeda pribadi saja kalau jalan-jalan kemana gitu, sulit cari parkirannnya. Semua penuh dengan roda mesin. Sepeda bisa dirobohkan atau dianggap anak pinggiran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal Indonesia punya potensi untuk bikin ginian,,,tapi masih banyak maling sepeda...wkkkk

      Delete
  3. Wah enak selain ada mobil ada sepeda juga.. tetep ada keamanannya. Kalo mau gratis agak ribet ya, mesti ganti 30 menit sekali.

    Aku di malang sering sekali bersepeda. Di rumah malah jarang. Soalnya disini perbukitan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama,,,aku di Batu juga nggak pernah naik sepeda...kalau pas nanjak ngoyo banget...begitu turun,,,nggelinding...takutt

      Delete
  4. jerman memang terkenal dengan tata kota yang rapi, pelayanan publik yg semakin mudah, masyarakat disini semakin di manjakan dengan fasilitas publik ,seperti waktu kemarin ada mobil siap pake sekarang ada lagi sepeda siap digunakan bagi siapa saja ,,,wah hebat tuh pemerintah jerman , pantesan mbak admin jadi betah berlama lama disana

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngomong ngomong pulang kampung kapan mbak?

      Delete
    2. Hahahha...pulang kalau udah lulus mas...doakan cepat lulus nih... :)

      Delete
    3. oky saya doa in semoga mbak admin di beri kesehatan rizqi yg melimpah , tahan godaan, selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa

      Delete
  5. Keren nih. Gimana senangnya ya, aku suka banget dengan sepedea. ingin rasanya bisa keluar negeri dan disana tetap bisa bersepeda..aamiin..

    Sempat berfikir, kira-kira kalau ini ada di Indonesia aman gak ya..hehe
    Apa bisa dijalankan seperti halnya di Jerman :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu juga pertanyaanku dan banyak orang...semoga suatu saat bisa sperti ini di Indonesia ya... :)

      Delete
  6. eh asyik juga harus gonta ganti speeda gitu
    kalau di beberapa kampus di sini kayaknya ada mbak
    dulu aku pernah menangin nyoba, cuma agak ribet karena cuma ada di pintu masuk dan jauh banget dari tempat kuliah
    eh itu sampe beku gitu sepedanya

    ReplyDelete
  7. waktu beberapa hari yg lalu saya memfollow blognya tetapi tombol nya error baru ini bisa..Tankyu mbak

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok dihapus ? Ada yang salah ya ?

      Delete
    2. Loh, maaf aku nggak menghapus, aku pikir malah kamu yang menghapus komen sendiri :D...dari kemarin lusa belum buka blog...baru hari ini,,,
      aku juga nggak pernah menghapus komen selama ini :) salam kenal :)...kalau mau, komen aja lagi...dengan senang hati akan aku balas :)

      Delete
    3. Oh berarti ada kesalahan pahaman disini hehe. Salam kenal.☺

      Delete
  9. Tertarik sama sistemnya. Siapa tahu bisa diaplikasikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Salutnya nih, nggak ada yg bakalan berani nyolong karena ada no, serinya itu ya Mbak. keren ya idenya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak...soalnya udah terhubung,,,lagian mau nyolong sepeda ini percuma aja :),,nggak laku dijual

      Delete
  11. ini lagi yang membuat saya kagum sama orang jerman..sistemnya sangat bagus...kalo di sini dah kemungkinan hilang tuh sepeda....masih kinclong" nggih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sepedanya masih bagus-bagus,,,meskipun cuaca tak menentu tapi kuat

      Delete
  12. Weeee, ada sepeda buat umum gitu ._. bagus-bagus pula yaa. Indonesia kapan ya ampun :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling tidak di kota besar, atau kota wisata harusnya Indonesia mulai memikirkan sistem kayak ini...

      Delete
  13. wuih udah disediakin yang disana kita tingga ppakeee

    ReplyDelete
  14. wkwkw baguss mbaak idenyaa, biarr hemaat ganti" sepedanya setiap di terminal sepeda hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gratis klo dipake ga kurang dri 30 menit

      Delete
  15. Saya mau nyari jasa yang mau boncengin saya aja deh, karena ga bisa naik sepeda, haha... BTW sistemnya canggih juga ya untuk penyewaan sepeda ini.

    ReplyDelete

Join Facebook

Followers

Google+ Followers