Saturday, April 29, 2017

Ada berapa jenis bus di Jerman?


Di beberapa artikel sebelumnya, aku telah menuliskan tentang beberapa jenis kendaraan umum di Jerman, seperti: Kereta api, mobil milik umum, dan sepeda milik umum. Kali ini, bahasan tentang transportasi umum berlanjut ke Bus.

Baca juga:Mobil milik umum di Jerman

1. Bus Kota
Bus kota di Hamburg bentuknya panjang-panjang, bahkan hampir mirip tram (3 gerbong dan 5 pintu). Yang ini 2 gerbong saja karena melintasi daerah yang tidak sangat padat penumpang

Bus kota adalah salah satu alternatif kendaraan umum selain kereta Subway dan kereta bawah tanah. Di banyak kota kecil tidak ada jalur kereta, yang ada hanya bus kota ini. Bus ini menghubungkan lintasan atau tempat yang tidak dijangkau kereta.

Karena bus kota di Jerman dikelola langsung oleh DB bahn (perusahaan transportasi terbesar di Jerman di bawah naungan pemerintah), jadwal kedatangan bus pun bisa dipantau lewat applikasi yang didownload lewat hp atau website DB. sehingga kita tidak perlu berlama-lama menunggu di halte bus.

Jadwal bus ini juga bervariasi. Di kota besar dan padat penduduknya, bus bisa datang 2-10 menit sekali. Tapi saat aku tinggal di Moosining yang penduduknya tak lebih dari 200 jiwa itu, bus hanya datang dengan menyesuaikan jadwal anak-anak sekolah. Kadang sehari cuma 3 kali.
Berbeda dari kereta api, meski terjadwal dan punya jalurnya sendiri, kadang bus kota juga bisa telat, terutama di jam-jam berangkat dan pulang kerja yang jalanan dipadati mobil-mobil pribadi. Meskipun demikian, bus kota tak akan telat hingga berjam-jam.
jalan raya di Jerman biasanya sangat lebar dan ada jalur ekspress untuk bus

Saat pertama kali naik bus, aku bingung kalau mau turun. Eh aku yang katrok ini nggak tau kalau ada pencetan tombol Stop di seluruh penjuru bus yang bisa dipencet kalau mau berhenti. Bus di Jerman hanya bisa berhenti di halte-halte, tidak bisa memberhentikan penumpang di sembarang tempat.
Alat pemecah kaca, yang juga ada di langit-langit bus, untuk jaga-jaga kalau ada kecelakaan dan harus memecahkan kaca karena bus terbalik contohnya

seperti ini cara menggunakan alat tersebut, tak usah dipukul-pukul :D
symbol larangan makan dan minum di dalam bus, kalau ketahuan bisa kena denda. Juga larangan minum alkohol serta merokok
pelanggaran penggunaan transportasi umum bisa segera dilacak karena ada kamera CCTV. Lihat, di setiap meter terpasang camera CCTV
informasi tentang jalur bus dan kereta juga tersedia di dalam bus
Halte bus selalu ada palang seperti ini, tapi ini halte untuk menurunkan penumpang saja. Jadi jangan salah tempat menunggu
Halte untuk menunggu disertai informasi bus yang akan melaju, nomor berapa, jurusan apa, jam berapa

Bus kota di Jerman sekali lagi dikelola oleh pemerintah, supirnya digaji oleh perusahaan tergantung berapa jam mereka bekerja, bukan berapa banyak penumpang yang mereka dapat dalam sehari. Jadi, meskipun bus kosong melompong, kalau kita telat datang, Pak Supir nggak bakal rela menunggu. Mereka hanya mengejar waktu, bukan setoran.
jadwal keberangkatan bus yang tertera di jadwal digital, kalau tidak ada, bisa dicek online atau manual (di papan haltebus). Kalau telat, supir nggak bakal mau nunggu!

Semua jenis kendaraan umum di Jerman, sudah dikelola dengan sangat baik, bus dan kereta api dikelola oleh pemerintah, sehingga kalau para penumpang lebih memilih bersepeda atau naik car sharing, tak ada supir bus atau masinis yang demo karena kekurangan penumpang.

Berbeda dengan di Indonesia yang pendapatan supir angkot masih tergantung pada banyaknya penumpang yang mereka dapat, sehingga mereka akan demo kalau penumpang mereka beralih ke alternatif baru seperti gojek. :( Padahal logikanya, penumpang toh selalu berhak memilih alternatif mana yang paling cepat dan nyaman untuk mereka.

Di Indonesia, infrastruktur makro yang seperti ini masih kacau balau, ada alternatif baru, alternatif lama demo, hmmm,,,salah siapa?

2. Bus antar kota
Bus antar kota biasanya milik perusahaan swasta. Bus ini menjadi alternatif murah untuk mobilitas dari satu kota ke kota yang lainnya. Perusahaan bus paling terkenal di Jerman adalah: Flixbus yang beberapa tahun yang lalu juga membeli perusahaan meinfernbus dan baru-baru ini membeli perusahaan UK (megabus).
Flixbus menwarkan harga yang cukup terjangkau dengan jadwal yang beragam. Misalnya dari Berlin ke Hamburg, hanya 9 euro saja (kalau pakai ICE, bisa sampai puluhan euro).

Membeli karcis bus yang paling mudah dan murah adalah lewat online. Kalian bisa membandingkan harga banyak bus dengan membuka:  Busliniensuche. Atau bisa kunjungi website flixbus.de dan meinfernbus.de

Beberapa tahun lalu, ada juga penawaran gila dari mega bus, yakni 1,5 euro saja dari Hamburg ke München. Namun, setelah wacana Brexit mencuat, perusahaan dari Inggris itu pun menjual sahamnya ke Flixbus. Sehingga, sekarang tak ada lagi penawaran murah dari Megabus :(

3. Bus Antar Negara
Karena jarak satu negara ke negara lainnya di Eropa itu tidak terlalu jauh dan tidak terhalang pulau-pulau seperti di Indonesia, banyak juga perusahaan bus yang menawarkan jalur lintas antara satu negara ke negara lainnya. Saat aku keliling Eropa tahun 2014 silam, Eurolines menjadi alternatif termurah untuk melintasi Prancis ke Swiss.
Sekarang, tak hanya Eurolines, Flixbus pun melebarkan jalur lintasnya dari Jerman ke berbagai negara tetangga.
Website eurolines tergantung dari mana kalian akan berangkat, kalau dari Jerman, silakan buka: eurolines.de

contoh bus antar kota dan negara yang biasanya terdiri dari dua tingkat. Image credit: wikipedia


Nah, semoga informasi tentang bus di Jerman ini menambah pengetahuan kita tentang transportasi di Jerman.

Baca juga: Sepeda milik umum di Jerman

Like juga facebook fanpage Denkspa kalau ingin mengetahui melihat informasi, foto dan video yang aku update seputar Jerman. Tinggal scroll down atau klik Denkspa. Terima kasih :)

Liebe Grüße


Location: Hamburg, Germany

4 comments:

  1. Enak di eropa khususnya Jerman. Mau kenegara lain tinggal naik bus atau kereta. Di indonesia mau ke luar propinsi aja kalo mau nyaman dan aman harus pake pesawat. Karena jalannya masih banyak yang rusak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Jerman, kalau mau cepat juga boleh kok, Rum naik pesawat :D,,,tapi naik Bus pun nyaman juga. Tapi dari Malang ke Bali, lumayan juga naik bus,,,aku senang naik bus malam,,,

      Delete
  2. Bentar-bentar, itu kalau kita mau bayar lewat apa? Atau aku terlewatkan membacanya ya :-(

    ReplyDelete

Join Facebook

Followers

Google+ Followers