Thursday, March 30, 2017

Harz: Perjalanan Tak Terduga Ke Tebing Nenek Sihir dan Tembok Setan



Masih di Harz dengan cuaca yang cukup membuat frustasi, dingin, mendung, hujan, angin. Setelah sarapan, pukul 10.00, waktu setempat, kami segera cabut dari Stolberg.

Baca juga: Stolberg: Traveling ke ratusan tahun yang lalu

Tobi yang bekerja di perusahaan IT tersebut pernah sesekali dinas ke Harz, karena perusahaannya punya cabang di sana. Dia ingin menunjukkan padaku di mana kantor dan hotel tempat dia dinas tahun lalu.

Oh ya, Harz terletak di negara bagian Sachsen-Anhalt yang dulunya Jerman Timur. Bertolak dari Stolberg, kami mengunjungi Thale, yang juga masih di Harz. Setelah naik ke puncak gunung dan turun dari mobil, kulihat ada wahana menarik di sebelah hotel yang harus kami coba. Kereta gantung.

Saat kami datang, hampir tak ada pengunjung yang terlihat naik kereta gantung tersebut, mungkin faktor cuaca buruk

Tobi kaget melihat harga yang ditawarkan untuk naik kereta gantung itu, karena cukup murah, yakni 4 euro saja turun dan naik. Akhirnya kami memilih paket ke tebing nenek sihir juga dengan harga 9,5 euro

Pemandangan dari puncak bukit yang aku ambil saat naik Gondola
Gondola ini ada juga yang terbuka seperti itu, aku pikir rusak, ternyata memang sengaja dibuka untuk mengangkut sepeda, Jadi, roda sepeda yang ingin dinaikkan akan dikaitkan di gantungan belakang gondola.
Setelah sampai bawah, kita berjalan sekitar 200 meter untuk sampai ke gondola yang lain yang membawa kita ke Hexentanzplatz (Baca: heksentansplats), kata ini kalau diterjemahkan menjadi, tempat nenek sihir menari. Konon katanya, ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa di tempat ini, dulunya adalah tempat dimana para penyihir berkumpul dan mengadakan ritual-ritual seperti menari, menyanyi, dsb. Tentu saja banyak orang Jerman yang tak percaya, karena pada dasarnya mereka tak percaya tahayul. Tebing ini sangat tinggi dan curam. Meski demikian, untuk mencapai tebing ini, kita bisa berjalan kaki atau panjat tebing (kalau nggak mau naik gondola).


Kali ini gondola nya benar-benar tertutup rapat, kalau sebelumya hanya bisa ditutup dan dibuka sendiri. Gondola dengan model seperti ini, juga aku jumpai saat di  Zurich, Swiss, dan zugspitze, Bayern. Saat di atas, angin berhembus sangat kencang, sehingga gondola ini terombang-ambing. Mungkin pertimbangan ketinggian di tebing ini, yang membuat gondola ini dipasang khusus dan berbeda dari gondola sebelumnya

Angin mengoyak ngoyak dari atas tebing

Pagar yang dibangun untuk membatasi tebing agar pengunjung bisa lihat ke bawah dan tidak jatuh kalau terpeleset, 

Restoran dan Cafe di puncak tebing

Wahana rumah terbalik juga ada di sini. Sayangnya kami tidak bisa masuk karena wahana ini hanya dibuka pada musim panas.

tebing-tebing curam

ada juga toko souvenir yang menjual boneka-boneka nenek sihir


Hexentanzplatz ini terletak di puncak tebing dan di tengah hutan. Menarik sekali untuk dikunjungi dan tidak seram sama sekali. Dari puncak tebing, kita bisa lihat betapa curamnya di bawah. Saking curamnya, pemandangan bagus seperti di negeri dongeng tersebut tidak bisa tampak dari foto hp yang aku bawa.
hujan rintik-rintik, pemandangan dari dalam gondola

tebing curam yang bisa kita lihat dari kaca gondola
Setelah puas mengelilingi puncak tebing nenek sihir ini, kami pun turun dan kembali dan naik gondola ke puncak tebing yang lain untuk menjemput mobil yang akan membawa kami pulang ke Hamburg. Tapi, di tengah perjalanan, Tobi bilang pernah mengunjungi Tembok setan di Blankenburg (masih di Harz), aku yang penggila tempat-tempat unik ini segera saja membujuknya untuk mengajakku ke sana.

Baca lanjutan ceritanya: Teufelsmauer: Tembok Setan di Harz

7 comments:

  1. amppuun, kalau naik gantungan itu. merinding , (phobia ketinggian aku )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduuuh jangan mencoba bang kalau phobia ketinggian, bisa-bisa pingsan :)

      Delete
    2. ya sih mbak, solusiku, tutup mata dah kalau uda naik kayak gitu. :(

      Delete
  2. Selama Gondolanya sudah bagus sih tenang-tenang saja. Tapi tetep saja agak gemetaran ahhahahah.

    ReplyDelete
  3. Wow, pemandangannya keceh.
    Tapi kayaknya aku takut Mbak. Setinggi itu diantara tebing2...

    ReplyDelete

Join Facebook

Followers

Google+ Followers