Thursday, November 24, 2016

25 kata Ekspresi Jerman Vs Indonesia

Pernah nggak sih kita secara nggak sadar memperhatikan seseorang yang kalau bicara suka menyelipkan kata-kata 'apa namanya' atau 'eeee' atau 'ya seperti itu' ?. Keluargaku sering banget marah gara-gara aku suka mengkritisi adikku yang kalo ngomong, dikit-dikit mencantumkan kata, 'opo jenenge' (apa namanya), karena dari 10 menit dia bicara, dia bisa mengucapakan kata 'opo jenenge' lebih dari 10 kali. Ah dasar aku usil. :D

Kata-kata yang secara nggak sadar diucapkan seseorang ketika dia bicara atau ketika dia menanggapi sebuah pembicaraan disebut kata ekspresi, yakni kata yang mengekspresikan air muka. Kata-kata tersebut memang secara tidak sadar diucapkan karena memang sudah kebiasaan, banyak orang yang menggunakan kata-kata tersebut atau bahkan meniru kebiasaan artis.

Di Jerman pun demikian. Seperti orang Indonesia saat bilang 'Oooooo' saat tahu sesuatu, orang Jerman bilangnya, 'Ach so'. Selain 'Ooo' dan  'Ach so', ada puluhan kata ekspresi dalam bahasa Jerman yang 25 diantaranya aku rangkum di sini, silahkan menyimak.


No Jerman Indonesia Makna atau konteks Penggunaannya
1 Aauuaa Aduuuh Saat merasa sakit, nyeri
2 Igitt, bäh, pfuii Idiih, Iihh, jorok ah Saat merasa jijik dengan sesuatu
3 Huch, Hups Eh... Kaget
4 Oha waduww Terkejut (biasanya dalam konteks hal buruk yang mengejutkan terjadi)
5 Tja Ya udahlah Ungkapan keputus-asaan
6 Na ja Iya sih, tapi... Kalau pas nggak setuju sama pendapat orang lain tapi masih ingin sopan
7 Zack beressss Kalau sudah lega karena telah melakukan sesuatu
8 Häh? hä? Heeh? Heran, ingin tahu, nggak percaya
9 Ähm... eeee atau apa namanya Memikirkan sesuatu ditengah-tengah kalimat yang sedang diucapkan
10 Mhm... Hmmmh Kagum...misalnya mhm lecker atau hmmmh enak
11 Tzz, ach halaaah Menyangkal, misalnya Tzz das ist aber nur quatsch! (halaah, itu mah cuma omong kosong!)
12 Ach so Ooooo, aha, oalah Saat tahu sesuatu
13 Also.... Jadi..... Misalnya: also, gehen wir jetzt? (jadi pergi sekarang nih?
14 Na?? Hei!! Bisa digunakan untuk menyapa atau menanyakan kabar
15 Mist!!! Aduh, alamak Mengungkapkan keterkejutan, misalnya kelupaan sesuatu
16 Meine Güte/Mein Gott Ya ampun, Ya Tuhan, Ya Allah Keterkejutan yang lebih mendalam, bisa juga kekaguman
17 Echt? Wirklich?Ungelogen? Oh ya? Masak sih? Serius? Nggak bohong kan? Keheranan
18 Alter Schwede Astaganaga!! Biasanya digunakan saat menanggapi sebuah situasi yang lebih mengarah ke situasi negativ, lucu, irrasional atau diluar kewajaran
19 Krass/geil!! wow Digunakan untuk menanggapi sebuah cerita atau situasi yang heboh
20 Cool/genial wow Digunakan untuk mengungkapkan kekaguman atau situasi luar biasa
21 Genau atau Ja genau Iya, betul, Ungkapan persetujuan
22 Oder? Ya kan Ungkapan penekanan
23 Nein Nggak, nggak lah Ungkapan penolakan atau ketidak setujuan
24 Doch! Tentu saja!
…...kok
Ungkapan penolakan dari statement negatif, contohnya: (Kommst du morgen nicht? Doch! Ich komme morgen)> (Kamu nggak datang besok? Tentu saja aku datang atau aku datang kok)
25 Super atau Bravo Super, hebat banget Ungkapan untuk memuji


Sampai sekarang aku masih belum menemukan ekspressi orang Jerman yang menyatakan, 'Asiiik', mungkin 'Yeeay', tapi itu juga bukan dari bahasa Jerman melainkan dalam bahasa Inggris. Orang Jerman memang tergolong kaku dalam mengekspresikan sesuatu, sehingga tiap kata dari ekspressi-ekspressi diatas saja ada aturan penulisannya, misalnya Ähm atau Tzz yang dibaca Ehmm dan Ssssst (sama kayak bacaan Indonesia) juga harus ditulis sedemikian rupa. Dan kata Aauuaa meskipun konteks pengucapannya panjang, nulisnya harusnya cuma Aua saja. Weleh weleh...


Sampai jumpa di topic selanjutnya

Viele Grüüße :)

3 comments:

  1. artikel yang sangat menarik, meskipun pengucapannya berbeda tapi artinya sama..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tapi Bahasa Indonesia lebih ekspressif. Secara orang-orangnya juga jauh lebih rame. :)

      Delete
  2. susah banget ngucapinnya, -_- , inggris agak lebih luwes kayaknya mbak :)

    ReplyDelete

Join Facebook

Followers

Google+ Followers